Pasal 7

(1) Organ SPI paling sedikit terdiri atas:
a. Kepala;
b. Sekretaris; dan
c. Anggota.
(2) Jumlah anggota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c disesuaikan dengan kebutuhan
(3) Kepala SPI dan PTKN berbentuk universitas/institut disetarakan dengan Ketua Lembaga, dan Kepala SPI pada sekolah tinggi disetarakan Dengan Kepala Pusat.
(4) Organ SPI sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diangkat dari Pegawai Negeri Sipil, bukan Pegawai Negeri Sipil, dan/atau tenaga profesional.
(5) SPI paling sedikit memiliki anggota yang menguasai:
a. pencatatan dan pelaporan keuangan;
b. tata kelola perguruan tinggi;
c. peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi; dan
d. pengelolaan barang milik negara.

Pasal 8

(1) Masa jabatan Kepala dan Sekretaris SPI mengikuti masa jabatan Pemimpin PTKN dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) kali masa jabatan berturut-turut dalam jabatan yang sama.
(2) Organ SPI diangkat dan diberhentikan dengan Keputusan Pemimpin PTKN

Pasal 9

Organ SPI diberhentikan dari jabatannya karena:

  • telah berakhir masa jabatannya;
  • mengundurkan diri atas permintaannya sendiri;
  • diangkat dalam jabatan lain;
  • dikenakan hukuman disiplin tingkat berat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • diberhentikan sementara dari pegawai negeri sipil;
  • berhalangan tetap;
  • sakit jasmani dan/atau rohani terus menerus;
  • dipidana penjara;
  • sedang menjalani tugas belajar atau tugas lain lebih dari 6 (enam) bulan;
  • cuti di luar tanggungan negara;
  • melakukan pelanggaran berat/kode etik SPI;
  • tidak melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangannya; dan/atau
  • meninggal dunia.