Pasal 2

  1. Pembimpin PTKN membentuk SPI.
  2. SPI berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Pemimpin PTKN.

Pasal 3

  1. SPI bertugas melaksanakan pengawasan nonakademik pada PTKN.
  2. Dalam melaksanakan tugas pengawasan, SPI menjunjung tinggi prinsip integritas, objektif, keahlian, dan menjaga kerahasiaan.

Pasal 4

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, SPI menyelenggarakan fungsi:

  • penyusunan peta risiko pengendalian internal melalui kegiatan identifikasi, penilaian risiko, penentuan skala prioritas, dan pemantauan;
  • penyusunan progran dan kegiatan pengawasan nonakademik;
    pelaksanaan pengawasan kepatuhan, kinerja, dan mutu nonakademik di bidang sumber daya manusia, perencanaan, keuangan, organisasi, teknologi informasi, serta sarana dan prasarana;
  • penyusunan perencanaan dan pelaksanaan pemeriksaan dengan tujuan tertentu;
  • penyusunan dan penyampaian laporan hasil Pengawasan Internal;
    pemantauan dan pengoordinasian tindak lanjut hasil Pengawasan Internal dan eksternal; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Pemimpin PTKN.

Pasal 5

Pelaksanaan tugas dan fungsi SPI tercantum dalam Piagam SPI yang ditetapkan oleh Pemimpin PTKN.

Pasal 6

SPI memiliki kewenangan:

  • menentukan prosedur dan ruang lingkup pelaksanaan pengawasan;
  • memperoleh akses tidak terbatas atas seluruh dokumen, data, informasi, dan objek pemeriksaan pada unit kerja;
  • melakukan penelitian, verifikasi, pengujian, analisis, konfirmasi, dan penilaian atas dokumen, data, dan informasi berkaitan dengan objek pemeriksaan internal;
  • menggunakan tenaga ahli/auditor dari luar SPI jika diperlukan; dan
  • melakukan pendampingan dan koordinasi dengan aparat pengawas intern pemerintah dan pemeriksa eksternal.